Kamis, 25 Desember 2014

I Will Survive~Cake

At first I was afraid, I was petrified
(Awalnya aku takut, aku amat ketakutan)
I kept thinking I could never
(Aku terus berpikir aku tak akan pernah bisa)
live without you by my side
((Hidup tanpa kamu di sisiku)
But then I spent so many nights
(Tapi kemudian aku habiskan banyak malam)
Just thinking how you'd done me wrong
(Berpikir bagaimana kau telah salah menilaiku)
I grew strong, I learned how to get along
(Aku menjadi kuat, aku belajar bagaimana caranya bertahan)
And so you're back from outer space
(Dan kau kembali dari luar angkasa)
I just walked in to find you here without that look upon your face
(Aku masuk dan temukan kau disini tanpa tatapan itu di wajahmu)
I should have changed my fucking lock
(Aku harus mengubah kunci pintuku)
I would have made you leave your key
(Aku akan membuatmu meninggalkan kunci yang kau bawa)
If Id have known for just one second, you'd be back to bother me
(Andai aku tahu sedikit saja, kau akan kembali menggangguku)
Oh, now go walk out the door
(Oh, sekarang pergilah keluar lewat pintu itu)
Just turn around now , you're not welcome anymore
(Berbaliklah sekarang, kau tak diterima lagi)
Weren't you the one who tried to break me with desire?
(Bukankah kau satu-satunya yang mencoba menghancurkanku dengan bergairah?)
Did you think Id crumble?
(Apa meurutmu aku akan hancur?)
Did you think Id lay down and die? Oh not I
(Apa menurutmu aku akan terbaring dan ati? Oh tidak)
I will survive, yeah
(Aku akan bertahan, yeah)
As long as I know how to love, I know I'll be alive
(Selama aku tahu bagaimana caranya mencinta, aku tahu aku akan selalu hidup)
I've got all my life to live, I've got all my love to give
(Aku punya hidup yang harus kujalani, aku punya cinta yang akan kuberi)
I will survive, I will survive, yeah, yeah
(Aku akan bertahan, Aku akan bertahan, yeah, yeah)
It took all the strength I had just not to fall apart
(Membutuhkan seluruh kekuatan agar tak hancur)
Im trying hard to mend the pieces of my broken heart
(Aku mencoba dengan keras menyembuhkan kepingan-kepingan hatiku yang patah)
And I spent oh so many nights just feeling sorry for myself
(Dan kuhabiskan oh bermalam-malam untuk menyesali diri sendiri)
I used to cry but now I hold my head up high
(Sebelumnya aku sering menangis tapi sekarang kudongakkan kepalaku tinggi-tinggi)
And you'll see me with somebody new
(Dan kau akan melihatku dengan seseorang yang baru)
I'm not that stupid little person still in love with you
(Aku bukan orang bodoh yang masih terus mencintaimu)
And so you thought you'd just drop by and you expect me to be free
(Dan kau pikir kau hampiri aku dan kau kira aku masih sendiri)
But now I'm saving all my lovin for someone whos lovin me
(Tapi sekarang kujaga seluruh cintaku untuk seseorang yang mencintaiku)
Oh, now go walk out the door
(Oh, sekarang pergilah keluar lewat pintu itu)
Just turn around now , you're not welcome anymore
(Berbaliklah sekarang, kau tak diterima lagi)
Weren't you the one who tried to break me with desire?
(Bukankah kau satu-satunya yang mencoba menghancurkanku dengan bergairah?)
Did you think Id crumble?
(Apa meurutmu aku akan hancur?)
Did you think Id lay down and die? Oh not I
(Apa menurutmu aku akan terbaring dan ati? Oh tidak)
I will survive, yeah
(Aku akan bertahan, yeah)

My Fairytale:

Awalnya aku memang benar-benar hancur..
Sakit..
Aku mencintainya dengan sepenuh hatiku..
Aku mempersiapkan banyak hal sembari aku menunggunya
Banyak hal yang telah aku buat untuk dia
Ingin kuberikan saat hari indah itu tiba..
Namun hari indah itu ternyata tak pernah tiba..
Semuanya sirna,
Aku tak tahu akan kuapakan semua yang telah kupersiapkan untuknya ini..
Gila rasanya, orang yang aku percaya, yang membuatku yakin,
Tiba-tiba berbalik menghancurkanku..
Aku seakan tak percaya dengan semua ini..
Aku terus meyakinkan diriku sendiri bahwa
"Dia itu baik, dia tak akn mungkin sejahat itu, dia adalah orang baik"
Kemudian sebuah kalimat tiba-tiba muncul menyadarkanku dari semua ini
"JIKA DIA BAIK DIA TIDAK AKAN PERNAH MENINGGALKANMU"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar